Cara Membuat Ramuan Herbal Untuk Melancarkan ASI

ASI sangat penting diberikan pada bayi untuk menunjang tumbuh kembang mereka. Namun, ada beragam kendala yang harus dihadapi oleh seorang ibu manakala ingin memberikan Air Susu Ibu (ASI) ekslusif untuk buah hati. Mulai dari ASI yang tidak lancar, sampai timbul ruam kemerahan disekitar payudara.

Baca Juga: Jual Obat Herbal

Namun, tidak perlu khawatir karena semua masalah diatas bisa diatasi. Berikut ini cara membuat ramuan herbal untuk melancarkan ASI. Ramun ini telah terbukti khasiat dan manfaatnya yang sangat ampuh untuk melancarkan ASI dan telah digunakan sejak dulu.

Cara Membuat Ramuan Herbal Untuk Melancarkan ASI

cara membuat ramuan herbal untuk melancarkan ASI

Bahan yang harus anda siapkan yaitu:

  • 7 helai daun adem ati
  • 3 rimpang kunyit
  • 1 rimpang temulawak sebesar telur ayam
  • 3 rimpang kencur
  • 1 sendok teh mungsi
  • 1 sendok teh adas

Cara membuatnya

  • Cuci bersih semua bahan, lalu tumbuk sampai halus sambil diberi 2 gelas air matang.
  • Peras dan saring.
  • Saat akan diminum, tambahkan sedikit gula aren dan perasan air jeruk nipis.
  • Minum 1 kali sehari.

Sebaiknya minum jamu ini 1 minggu setelah bersalin. Sebelumnya, ibu yang baru melahirkan ini sebaiknya diberi jamu beras kencur.

Bila tidak ada daun adem ati, boleh ditukar dengan 1/2 genggam daun pegagan.

Khasiat yang diberikan

Daun adem ati yang mengandung zat alkaloid, flavanoid, tanin dan minyak atsiri berkhasiat untuk antiradang. Sementara itu, temulawak yang mengandung zat kurkumin dapat melancarkan keluarnya ASI

Kemudian, kencur dan adas yang sifatnya menghangatkan dapat mengurangi rasa sakit. Mungsi, selain bersifat menghangatkan juga dapat menambah nafsu makan dan tubuh menjadi segar

Membuat ramuan herbal ini juga untuk mencegah anda dari penyakit mastitis atau radang payudara dan mengembalikan ibu yang sedang menyusui.

Baca Juga: Tips Mencegah Diare Pada Bayi dan Anak Balita

| Cara Membuat Ramuan Herbal Untuk Melancarkan ASI

Tips Mencegah Diare Pada Bayi dan Anak Balita

Diare adalah penyakit langganan yang sering menyerang anak-anak. Jangan anggap sepele penyakit ini, karena bila tidak segera diatasi akan berakibat membahayakan nyawa. Maka dari itu, mari kita kenali mengenai berbagai aspek diare pada anak, mulai dari gejala, penyebab sampai tips mencegah diare pada bayi dan anak balita.

Ketahui Pola Buang Air Besar Pada Anak

Tips Mencegah Diare Pada Bayi dan Anak Balita

Biasanya, anak-anak buang air besar maksimal 3 kali sehari dan minimal sekali tiap 3 hari. Bentuk feses tergantung pada kandungan air dalam feses. Pada keadaan normal, feses berbentu seperti pisang.

Pada bayi usia 0-2 bulan, frekuensi buang air besarnya lebih sering karena masih dalam periode ASI ekslusif. Selama berat badan bayi meningkat normal, kondisi itu tidak masuk kategori diare. Situasi tersebut hanya disimpulkan sebagai intoleransi laktosa sementara akibat belum sempurnanya perkembangan saluran cerna.

Normalnya warna feses kuning kehijauan. Terkadang pada bayi, warna feses juga tergantung asupan makanannya. Tapi perlu diperhatikan jika fesesnya mengandung darah.

Tanda-Tanda Anak Mengalami Penyakit Diare

Anak dikatakan menderita diare jika ditemukan feses yang lebih cair dan lebih sering dari biasanya. Selain cairan, feses anak diare dapat mengandung lendir dan darah, tergantung pada penyebabnya. Gejala lainnya adalah demam, muntah, kejang, kulit tetap berkerut setelah dicubit, dehidrasi. Hal yang paling bahaya dari diare adalah ketika anak telah mengalami dehidrasi karena akan menimbulkan gejala sesak napas karena tubuh kekurangan zat basa (asidosis)

Baca Juga: 5 Jenis Bahan Herbal yang Dapat Menyehatkan Ibu Hamil

Penanganan Diare Pada Anak

  • Rehidrasi

Yaitu mengganti cairan yang hilang, bisa melalui mulut (seperi minum), maupun melalui infus (biasanya pada kasus dehidrasi berat)

  • Porsi makanan memenuhi kebutuhan minimal si kecil

Jangan biarkan anak tidak makan dan minum, teruskan memberi ASI dan lanjutkan makanan seperti yang diberikan sebelum sakit.

  • Berikan obat yang aman untuk anak

Karena, ada sebagian obat diare yang malah memperburuk keadaan dan menyebabkan diare kronis. Alangkah baiknya berikan obat herbal yang efektif dan telah dipercaya ampuh dan aman untuk atasi diare pada anak.

Langkah Pencegahan Diare

Diare pada umumnya ditularkan melalui 4F yaitu food, feces, fly dan finger. Maka dari itu, upaya pencegahan diare adalah dengan memutus rantai penularan tersebut. Berikut ini tips mencegah penyebaran penyakit diare pada bayi dan anak balita.

  • Siapkan makanan memadai, sehat, bergizi, dan bersih
  • Penyediaan air minum yang bersih
  • Kebersihan perorangan
  • Cuci tangan sebelum makan dan sebelum merawat anak/bayi
  • Pemberian ASI eksklusif
  • Buang air besar pada tempatnya (WC, toilet)
  • Tempat buang sampah yang memadai (tertutup dan dibuang tiap hari)
  • Berantas lalat agar tidak menghinggapi makanan
  • Lingkungan hidup yang sehat

Harus anda ketahui bahwa diare yang dialami oleh anak bisa menyebabkan kematian dan kurang gizi. Maka dari itu, jika anda menemukan gejala diare pada buah hati anda, segeralah periksakan secara medis dan berikan obat yang tepat untuk mengatasi penyakit diare pada anak.

| Tips Mencegah Diare Pada Bayi dan Anak Balita

5 Jenis Bahan Herbal yang dapat Menyehatkan Ibu Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang sering mengalami masalah saat masa kehamilannya, seperti misalnya, mual, hilang nafsu makan, lemas, lelah, mudah mengantuk, dll. Kondisi kesehatan janin yang ada dalam kandungan tergantung dari apa yang ibunya konsumsi. Karena, apapun yang dikonsumsi oleh ibunya, maka akan berpengaruh terhadap janinnya. Oleh sebab itu, sebaiknya anda selalu memperhatikan asupan makanan anda, terutama asupan makanan bernutrisi yang dibutuhkan oleh ibu dan janin.

Baca Juga: Jual Obat herbal

Maka dari itu, kami disini mengenalkan 5 jenis bahan herbal yang dapat menyehatkan ibu hamil.

5 Jenis Bahan Herbal yang dapat Menyehatkan Ibu Hamil

5 Jenis Bahan Herbal yang dapat Menyehatkan Ibu Hamil

  • Kemangi

Kemangi sangat kaya akan antioksidan dan merupakan sumber kalsium, kalium dan zat besi. Dengan mengkonsumsi daun kemangi setiap hari juga akan memasok 85% dari asupan vitamin K harian anda.

  • Peterseli

Daun ini sering digunakan sebagai garnish makanan dan merupakan salah satu herbal segar untuk diet harian anda. Peterseli juga menawarkan pasokan vitamin A dan karotenoid yang melindungi kesehatan mata. Ada juga kandungan vitamin K yang tidak hanya menjaga kesehatan darah, tapi juga mencegah pendarahan berlebihan bagi ibu hamil.

  • Rosemary

Bunga rosemary ini memasok polifenol untuk membantu mengurangi rasa kembung dan pencernaan yang buruk. Terlebih, jika anda mengkonsumsinya setiap hari dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh juga.

  • Mint

Apabila anda kini tengah hamil, disarankan untuk mengunyah beberapa lembar daun mint setiap hari. Daun mint ini menjadi salah satu herbal ajaib yang mengandung antioksidan kuat, termasuk vitamin A dan C. Sehingga dapat mengurangi masalah pencernaan dengan relaksasi otot-otot perut dan mengatasi rasa mual.

  • Bunga lavender

Lavender juga menawarkan polifenol yang membantu mencegah infeksi bakteri pada sistem pencernaan. Sehingga, ini bermanfaat untuk mengatasi kembung, melancarkan buang air besar dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Baca Juga: Tanaman Herbal yang Berkhasiat Membersihkan Paru-Paru

Maka dari itu, bagi anda yang tengah mengandung disarankan untuk mengkonsumsi salah satu jenis herbal yang kami rekomendasikan diatas, karena dapat membantu mengatasi beberapa masalah saat hamil, terutama masalah pencernaan yang bisa terjadi saat pada masa kehamilan, seperti misalnya susah BAB, mual karena asam lambung naik, hilangnya nafsu makan, dll. Semoga sajian artikel ini bermanfaat untuk anda dan memberikan pengetahuan baru. Terimakasih telah menyimak artikel kami. Semoga anda selalu diberikan kesehatan. Aamiin

| 5 Jenis Bahan Herbal yang dapat Menyehatkan Ibu Hamil

Tanaman Herbal yang Berkhasiat Membersihkan Paru-Paru

Polusi udara disekitar anda bisa berbahaya bagi kesehatan paru-paru. Namun, dibelahan dunia terdapat sejumlah tanaman herbal yang berkhasiat membersihkan paru-paru. Tanaman apa saja? Ini dia jenis tanaman yang menyehatkan paru-paru anda.

Tanaman Herbal yang Berkhasiat Membersihkan Paru-Paru

Tanaman Herbal yang Berkhasiat Membersihkan Paru-Paru

  • Coltsfoot

Ini adalah tanaman herbal asal Eurasia dan sering digunakan secara tradisional di Australia untuk mengobati batuk, masalah pernafasan, infeksi kulit, rematik, asam urat, hingga infeksi virus. Caranya yaitu dengan diseduh satu atau dua sendok makan coltsfoot kering selama 15 menit dan ramuan itu akan ampuh membersihkan paru-paru dan saluran bronkial dari lendir yang berlebih.

Baca Juga: Obat Herbal Pneumonia Pada Anak

  • Elecampane

Ini adalah tanaman herbal dari Inggris, Eropa Tengah, Eropa Selatan dan Asia. Elecampane sering digunakan sebagai obat ampuh untuk mengatasi berbagai masalah pernapasan. Ekstrak akar elecampane membantu menghilangkan lendir berlebih, membunuh bakteri jahat yang menginfeksi paru-paru. Selain itu juga dapat mengurangi demam akibat infeksi dalam tubuh dan mendorong pengusiran racun melalui keringat. Ambil satu sendok teh akar kering elecampane, jerang dalam secangkir air selama beberapa menit dan minum 3 kali sehari.

  • Horehound

Selama berabad-abad, horehound yang memiliki daun menyerupai mint berwarna abu-abu ini telah digunakan untuk mengobati penyakit pernapasan. Tanaman herbal ini bahkan disebutkan di De Medicina, ensiklopedi Romawi yang ditulis Aulus Cornelius Celsus.

Daun kering horehound bisa merilekskan otot paru-paru, menghilangkan kelebihan lendir, mengobati kejang bronkus, dan mengobati batuk karena sifat antispasmodic yang dimilikinya. Rasanya yang pahit bisa disiasati dengan menambahkan gula atau madu saat mengonsumsinya.

  • Lobelia

Jenis tanaman berbunga yang mayoritas tumbuh di daerah tropis ini telah dikenal dalam pengobatan tradisional appalachian untuk meredakan asma. Herbalis abad ke-19, Samuel Thompson, memopulerkan khasiat lobelia mengobati penyakit pernapasan, asma bronkial, dahak berlebih, dan lain-lain di Amerika Serikat. Namun, perempuan hamil dan anak-anak tidak dianjurkan mengonsumsinya karena bisa menyebabkan pusing bagi yang sensitif.

Baca Juga: Jual Obat Herbal

  • Lungwort atau pulmonaria atau pulmonaria

Lungwort sering digunakan untuk mengobati berbagai masalah paru seperti infeksi dan lendir berlebih. Tanaman ini juga ampuh membersihkan saluran pernapasan atas, tenggorokan, saluran bronkial atas dari mukosa, hingga mengobati bronkitis. Dua penelitian terpisah di Turki mendokumentasikan khasiat Lungwort mengurangi iritasi pada sistem pencernaan dan menjaga sistem pernapasan tetap sehat dalam jangka panjang.

  • Mullein

Daun dan bunga tanaman mullein diyakini menenangkan membran mukosa, meminimalkan peradangan dan rasa sakit dari lapisan hidung, saluran bronkial, dan lapisan tenggorokan.

Mullein juga dapat digunakan untuk mengobati masalah pencernaan, membersihkan saluran kemih, dan meredakan gangguan sistem alat gerak. Mullein bisa diseduh dengan air, dioleskan sebagai salep, atau digunakan untuk kompres.

  • Sea buckthorn

Semak daun dengan buah oranye terang ini tumbuh dekat laut di wilayah Eropa dan Asia, utamanya Rusia, Cina, Kanada, dan Eropa Utara. Minyak alami yang terkandung dalam buahnya sering digunakan sebagai bahan aktif dalam produk makanan.

Kandungan vitamin C dalam buah kecil itu 15 kali lebih banyak dari jeruk dan mengandung konsentrasi padat karotenoid, vitamin E, asam amino, mineral diet, dan polifenol ß-sitosteroland. Daun dan kulit kayunya yang telah dikeringkan juga berkhasiat mengobati berbagai penyakit paru, seperti asma, batuk kronis, bronkus, gastrointestinal, dan gangguan metabolisme.

Nah itulah beberapa tanaman herbal yang bisa anda konsumsi untuk membersihkan organ paru-paru anda. Semoga sajian artikel kami bermanfaat dan menambah wawasan serta pengetahuan anda. Terimakasih.

 

| Tanaman Herbal yang Berkhasiat Membersihkan Paru-Paru