Penyebab Anak Mengalami Pubertas Dini

Penyebab Anak Mengalami Pubertas Dini

Pubertas merupakan masa dimana seorang anak mengalami perubahan yang ditandai dengan mulai aktifnya organ seksual di tubuhnya. Proses ini terjadi karena perubahan hormon, dan umumnya mulai terjadi saat anak memasuki usia remaja.

Normalnya, pubertas terjadi pada kisaran usia 10 hingga 15 tahun anak laki laki. Sedangkan pada perempuan pubertas terjadi lebih cepat, yaitu pada usia 9 hingga 14 tahun. Meski begitu, pubertas juga bisa terjadi terlambat atau bahkan lebih awal.

Penyebab Anak Mengalami Pubertas Dini

Pubertas dini dikenal memiliki dua jenis perkembangan yang berbeda, yaitu :

1. Pubertas Dini Sentral – Merupakan jenis pubertas dini yang umum terjadi dan ditandai dengan sekresi hormon gonad oleh kelenjar pituitari di otak yang terlalu cepat, sehingga memicu aktivitas testis dan ovarium untuk memproduksi hormon seks dan menyebabkan proses pubertas terjadi lebih awal.

2. Pubertas Dini Perifer – Merupakan jenis pubertas dini yang terjadi. Hal ini ditandai dengan produksi hormon seks oleh organ reproduksi namun tanpa aktivitas kelenjar otak. Hal ini merupakan pertanda adanya masalah pada organ reproduksi, kelenjar adrenal, atau kelenjar tiroid yang tidak aktif.

Tanda Dan Gejala Pubertas Dini

Tanda tanda dan gejala pubertas dini sebelum usia 9 tahun pada anak perempuan dan 10 tahun anak laki laki ini adalah sebagai berikut :

Tanda pada anak perempuan :
* Pertumbuhan payudara
* Menstuasi pertama

Tanda pada anak laki laki :
* Testis dan penis membesar
* Rambut wajah ( biasanya kumis adalah yang pertama tumbuh )
* Suara menjadi lebih “nge-bass”

Tanda dan gejala yang terjadi pada anak laki laki dan perempuan* Rambut kemaluan atau ketiak
* Pertumbuhan yang cepat
* Jerawat
* Bau badan seperti orang dewasa

Faktor Yang Dapat Meningkatkan Seorang Anak Mengalami Pubertas Dini

Terdapat faktor risiko yang menyebabkan anak mengalami pubertas dini :
1. Anak perempuan lebih berisiko mengalami pubertas dini
2. Kondisi obesitas memicu anak perempuan memiliki sel lemak yang sudah cukup untuk pubertas meskipun usianya masih terlalu dini untuk mengalami pubertas
3. Mengonsumsi obat obatan yang mengandung hormon seks
4. Komplikasi dari berbagai gangguan horon adrenal dan tiroid yang disebabkan faktor genetik
5. Kerusakan atau infeksi yang disebabkan oleh operasi atau terapi dengan radiasi

Dampak Pada Anak Jika Mengalami Pubertas Dini

Ketidaksiapan tubuh untuk mengalami pubertas dapat menyebabkan ketidakseimbangan pertumbuhan pada anak, akibatnya pertumbuhan fisik dan mentalnya menjadi tidak optimal. Dampak pubertas dini secara fisik adalah pertumbuhan badan yang cenderung pendek. Anak yang mengalami pubertas dini mungkin mengalami pertambahan tinggi badan yang cepat pada awalnya, namun saat dewasa ia memiliki tinggi badan dibawah normal untuk individu seusianya. Penanganan dini dibutuhkan untuk mengatasi perkembangan tinggi badan pada anak yang mengalami pubertas dini.

Berbagai kemungkinan penyakit serius merupakan penyebab anak anda mengalami pubertas dini, dampak perkembangan pada anak juga masih dapat dirasakan saat anak beranjak dewasa. Oleh karena itu, penanganan sedini mungkin diperlukan untuk menangani efek dari pubertas dini pada anak. Terimakasih semoga bermanfaat.