Anak Suka Berbohong, Apa Yang Harus Anda Lakukan ?

Anak Suka Berbohong, Apa Yang Harus Anda Lakukan ?

Kebohongan yang sering dilakukan anka dapat mencemaskan orang tua. Tapi sebelum memarahinya atas kebohongan yang dilakukan, penting untuk mencari tahu alasan di balik kebohongan tersebut agar dapat menyikapi dengan tepat.

Anak mulai mengenal kebohongan pada usia yang terbilang cukup dini, yaitu sekitar usia anak tiga tahun. Pada masa ini mulai menyadari bahwa kita belum tentu mampu menerka semua hal yang ia pikirkan. Dari situ juga ia mengerti bahwa ada beberapa hal yang bisa saja ia lakukan tanpa orangtuanya sendiri.

Anak Suka Berbohong, Apa Yang Harus Anda Lakukan ?

Setelah mulai mengenal kebohongan pada usia tiga tahun, maka hal tersebut meningkat seiring usia. Pada anak usia 4-6 tahun, mereka sudah lebih pandai dalam menunjukkan ekpresi wajah dan nada suara ketika ia sedang berbohong. Seiring bertambah besarnya anak, tentu ia akan lebih berani lagi berbohong termasuk hal yang berkaitan dengan sekolah, pekerjaan rumah, guru hingga teman.

Sebenarnya pada usia 5-10 tahun merupakan saat yang penting memperjelas batas antara kebohongan dan kejujuran. Hal ini juga tergantung dari bagaimana lingkungan menegaskan arti kejujuran. Anak diatas usia 10 tahun, sudah bisa memahmi dengan jelas batasan antara kebohongan dan kejujuran.

Umumnya alasan anak berbohong yaitu takut ketahuan saat melakukan kesalahan dan menutupi kesalahan tersebut. Selain itu, terdapat alasan lain seperti ingin mendapat perhatian atau berusaha memperoleh keinginan yang belum terlaksana. Ada pula alasan anak berbohong agar ceritanya memiliki kesan lebih seru atau tampak lebih baik. Sebagian kebohongan bahkan dilakukan hanya untuk mengetahui respon orang tua.

Cara Mengatasi Anak Yang Berbohong

Mengetahui alasan berbohong, dapat membantu orang tua melakukan tindakan yang tepat dalam menyikapi anak berbohong.

Jika anak berbohong tentang hal yang tidak benar benar dialami, orang tua dapat memberi respon menghargai imajinasinya. Namun, jika anak berbohong karena menutupi kesalahan, dorong anak untuk mengakui kesalahannya. Orang tua juga dapat mulai untuk bereaksi berlebihan saat anak melakukan kesalahan, misal nya saat menumpahkan minum ke lantai.

Lalu jika anak berbohong karena ingin dianggap lebih baik, orang tua dapat lebih banyak memuji anak dan mendorong melakukan hal yang disukai. Ini dapat meningkatkan rasa percaya diri anak. Yang tidak kalah penting adalah menekankan nolai kejujuran dalam keluarga.

Penting bagi orang tua untuk memberi contoh prilaku yang jujur dan jangan malu untuk mengakui kesalahan serta meminta maaf dengan alasan yang jelas bila melakukan kesalahan. Orang tua juga dapat memberikan aturan dan batasan mengenai prilaku apa yang diterima dan apa yang tidak. Saat anak berbohong, jelaskan apa konsekuensinya, agar anak tidak mengulanginya.

Yang tidak kalah penting adalah menekankan nilai kejujuran dalam keluarga. Penting bagi orang tua untuk memberi contoh prilaku yang jujur dan jangan malu untuk mengakui kesalahan serta meminta maaf dengan alasan yang jelas bila melakukan kesalahan. Orang tua juga dapat memberikan aturan dan batasan mengenai prilaku apa yang diterima dan apa yang tidak. Saat anak berbohong, jelaskan apa konsekuensinya, agar anak tidak mengulanginya. Namun hindari hukuman fisik ya.

Selain itu hindari memberi label pembohong pada anak. Hal ini hanya akan membuatnya lebih banyak berbohong. Kemudian berikan pujian atau kata manis untuknya ketika anak mengatakan hal yang jujur. Kesenangan ini bisa memotivasinya untuk mengulang lagi prilaku jujur.

Jika berbagai cara sudah dilakukaln oleh orang tua, namun anak masih saja berbohong hingga membuat orang tua kewalahan, sebaiknya libatkan pula seorang konselor atau psikoloh anak. Hal ini dapat dilakukan untuk membantu mengetahu alasan anak berbohong dan menyelesaikan permasalahannya.

Jangan Bingung, Ini Makanan Kaya Vitamin Penambah Berat Badan

Jangan Bingung, Ini Makanan Kaya Vitamin Penambah Berat Badan

Vitamin penambah berat badan anak bisa mudah diperoleh dari mengonsumsi buah, sayur mayur dan jenis makanan lain. Asupan vitamin sangat bermanfaat dalam mencukupi kebutuhan nutrisi anak yang mengalami berat badan dibawah berat normal. Sementara itu, suplemen vitamin sebaiknya diberikan berdasar saran dokter.

Pemberian vitamin seringkali diketahui sebagai suplemen, hal ini tidak sepenuhnya salah, namun perlu di pahami bahwa asupan vitamin sebenarnya terdapat dalam berbagai sumber alami dengan berbagai manfaatnya. Asupan makanan mengandung vitamin akan mempermudah penyerapan zat besi serta nutrisi lainnya, sehingga juga dapat berpengaruh terhadap nafsu makan anak.

Jangan Bingung, Ini Makanan Kaya Vitamin Penambah Berat Badan

Beragam Vitamin Yang Diperlukan

Para ahli menyarankan untuk mencukupi asupan vitamin A,C, dan D demi menunjang pertumbuhan dan berat badan anak. Kabar baiknya, sumber vitamin ini bisa diperoleh cukup mudah dari mengonsumsi sayur-sayuran dan buah buahan.

Berikut ini vitamin penambah berat badan anak yang bisa diperoleh dari sumber makanan dan minuman :

>> Vitamin A
Vitamin A berfungsi untuk menjaga kesehatan mata dan kulit. Vitamin A sangat penting bagi bayi dan anak anak dalam memperkuat sistem imun atau kekebalan tubuh, membantu penglihatan sikecil dalam cahaya redup, dan juga baik untuk kesehatan kulit. Vitamin A mengandung antioksidan yang baik untuk daya tahan tubuh sehingga membantu tumbuh kembangnya. Sumber terbaik vitamin A ialah udang, telur, wortel, bayam, brokoli, lobak, ubi jalar, mangga, alpukat dan produk olahan susu.

>> Vitamin C
Vitamin C membantu penyerapan zat besi dari makanan yang masuk kedalam tubuh. Zat besi berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh, menjaga aliran darah tetap lancar dan membantu nafus makan. Sumber vitamin C terbaik dapat ditemukan didalam jeruk, mangga, nanas, stroberi, papaya, kiwi, tomat, brokoli dan lada.

>> Vitamin D
Vitamin D dibutuhkan untuk penyerapan dan metabolisme kalsium serta untuk daya tahan tubuh, sehingga baik untuk proses tumbuh kembang anak, terutama bagi pertumbuhan tulang. Vitamin D bisa didapat secara terbatas didalam makanan seperti keju, kuning terlur, ati ayam, ikan tuna, salmon, makarel, jus jeruk, susu, kedelai dan sereal. Vitamin D bisa dibentuk oleh tubuh dengan bantuan paparan sinar matahari pagi. Oleh karena itu, berjemur setidaknya 15 menit pada waktu yang tepat, yaitu sebelum pukul 10:00 setidaknya dua hingga tiga kali seminggu, dianjurkan untuk membantu pembentukan vitamin D yang bermanfaat bagi pertumbuhan.

Lima Porsi Sayur dan Buah Setiap Hari

Jangan terlalu cepat menganggap berat badan anak kurang dari seharusnya. Konsultasi dengan dokter untuk memastikan hal tersebut, sebelum mengonsumsi suplemen vitamin atau suplemen lain. Sepanjang si kecil mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang secara rutin.

Anda juga dapat memberi buah dan sayur segar yaitu dengan porsi sekitar ukuran kepalan tangan anak. Berikan setidaknya lima porsi setiap hari. Porsi tersebut dapat mencukupi asupan vitamin bagi si kecil.

Pada sebagian besar anak, kurangnya berat badan biasanya disebabkan karena anak cenderung memiliki kebiasaan memilih jenis makanan, suka mengonsumsi cemilan, dan nafsu makan yang rendah. Selain itu, sebagian anak juga mengalami perubahan berat badan yang cepat.

Jika anak tidak mau makan dan cenderung memilih jenis makanan tertentu, maka suplemen vitamin penambahn berat badan anak bisa menjadi pilihan. Konsultasi kepada dokter mengenai suplemen vitamin penambah berat badan yang sesuai dengan kebutuhan anak. Suplemen vitamin ini tersedia dalam berbagai bentuk sediaan mulai dari obat tetes minum hingga sirup d an tablet hisap denga rasa yang menarik.

Menjadi kewajiban orangtua untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Coba untuk kreatif dalam desain, bentuk, warna dan beragam rasa, ketika menyiapkan makanan untuk anak dengan berat badan rendah. Terimakasih Semoga Bermanfaat.

Menangani Gangguan Telinga Pada Anak dan Cara Mencegahnya

Menangani Gangguan Telinga Pada Anak dan Cara Mencegahnya

Gangguan pada telinga lebih berisiko terjadi pada bayi dan balita, karena mereka memiliki tuba atau saluran eustachius yang lebih pendek, sempit, dan melintang dibanding orang dewasa. Kondisi ini membuat mereka lebih berisiko mengalami penumpukan cairan.

Gangguan pada telinga yang disebut otitis media terjadi saat bakteri atau virus masuk kedalam telinga tengah, yaitu bagian dibelakang gendang telinga. Telinga anak yang mengalami infeksi telinga tengah biasanya dipenuhi cairan terinfeksi atau nanah dan meradang, sehingga menyebabkan rasa sakit. Infeksi telinga pada anak seringkali disebabkan oleh kuman atau virus penyebab radang tenggorokan atau pilek.

Menangani Gangguan Telinga Pada Anak dan Cara Mencegahnya

Ini Yang Terjadi Saat Anak Terkena Gangguan Telinga

Anak yang lebih dewasa dapat menjelaskan rasa sakitnya dan pada bagian mana. Tetapi bayi yang belum dapat bicara mungkin hanya menangis dan rewel lebih sering dari biasanya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mencermati tanda tanda anak mungkin mengalami gangguan pada telinga. Anak yang mengalami infeksi telinga umumnya mengalami beberapa gejala seperti :

>> Anak mengeluhkan telinganya sakit. Ini karena nanah yang menekan gendang telinganya
>> Susah makan dan minum karena menelan dan mengunyah menyebabkan rasa sakit pada telinga
>> Susah tidur karena merasa sakit saat berbaring
>> Anak sering menarik atau memegang telinga
>> Muncul demam, karena tubuh anak sedang memerangi infeksi
>> Sebelumnya sempat mengalami infeksi sinus atau pilek
>> Muntah atau diare karena bakteri atau virus yang sama juga dapat mengganggu saluran pencernaan
>> Telinga anak berbau tidak enak
>> Keluaran cairan keputihan atau kekuningan dari telinga anak. Ini dapat terjadi karena gangguan pada telinga juga mengganggu keseimbangan tubuh
>> Anak lebih sulit mendengar suara akibat penumpukan cairan pada telinga

Rasa sakit akan semakin bertambah parah akibat peradangan yang terjadi saat infeksi memburuk. Dapat juga terjadi otitis media akut, yaitu cairan ini terakumulasi, telinga tengan mengalami peradangan, gendang telinga memerah, dan muncul demam.

Membantu Anak Lebih Nyaman Saat Telinganya Sakit

Umumnya, infeksi telinga ini dapat reda dalam 2-3 hari dengan sendirinya. Nmaun ada kalannya berlangsung lebih lama. Untuk mengantisipasi kemungkinan, simak cara yang dapat dilakukan saat anak mengalami gangguan pada telinga.

>> Cermati apakah kondisi anka anda bisa membaik dalam waktu 2-3 hari tanpa antibiotik. Konsumsi terlalu banyak antibioik dapat membuat kuman di tubuh anak kebal terhadap antibiotik
>> Dokter mungkin akan memberikan antibiotik untuk gangguan pada telinga anak yang parah. Pastikan anak anda mengonsumsi antibiotik sampai habis sesuai anjuran, dan lakukan pemerisaan kembali ke dokter beberapa waktu kemudian.
>> Obat paracetamol atau ibuprofen dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit. Hindari memberikan aspirin kepada anak
>> Obat tetes telinga dari dokter atau pun mengompres hangat telingan anak juga dapat membantu meredakan sakit
>> Sangga kepalanya dnegan tambahan bantal saat ia berbaring

Jika antibiotik dan perawatan lain tidak dapat menyembuhkan gangguan pada telingan anak, ada kalanya dokter akan menjalankan operasi dengan menempatkan saluran ventilasi pada gendang telinga. Tindakan operasi juga lebih dipertimbangkan pada anakl dengan beberapa kondisi tertentu, yakni sering mengalami infeksi telinga berulang, serta menderita gangguan pendengaran atau keterlambatan bicara.

Kabar baiknya, ada cara cara yang dapat dilakukan untuk mencegah gangguan pada telinga anak.

>> Sebaiknya anak tidak mengonsumsi susu dari botol sambil tidur. Penelitian menemukan bahwa ternyata penggunakan dot meningkatkan risiko infeksi pada telingan tengah bayi dan balita
>> Hindarkan anak dari sekeliling orang yang merokok. Anak yang sering berada di lingkungan perokok lebih berisiko mengalami infeksi telinga dibanding yang tidak
>> Ajak anak untuk mencuci tangan secara teratur untuk menghindarkan bakteri
>> Vaksin pneumokokal / PCV dapat membantu mengurangi infeksi telinga. Ikatan dokter anak indonesia(IDAI) merekomendasikan pemberian vaksin ini untuk anak usia 2,4 dan 6 bulan kemudian pemberian vaksin ulangan (booster) pada saat anak usia 12 hingga 15 bulan.
>> Memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan pertama dapat membantu mencegah infeksi.

Dengan penanganan dan pencegahan tepat, gangguan pada telinga anak tidak akan membuat anak rewel dan kesakitan berkepanjangan. Segera bawa anak untuk berobat ke dokter jika gejala tidak membaik setelah 2-3 hari, anak tampak sangat kesakitan, keluar cairan dari telinga, demam tinggi, anak tampak lemas atau terdapat penurunan kesadaran.

Tips Mengatasi Biang Keringat Pada Anak

Tips Mengatasi Biang Keringat Pada Anak

Biang keringat atau miliaria rubra disebabkan oleh tersumbatnya kelenjar keringat pada kulit. Umumnya, kondisi ini terjadi saat suhu panas dan kondisi lembap.

Jika anda atau si kecil mengalami ruam atau bintik-bintik kemerahan yang terpusat pada area tertentu dikulit, kemungkinan adalah biang keringat. Ruam ini terasa gatal dan bahkan terasa menusuk kulit.

Tips Mengatasi Biang Keringat Pada Anak

Penyebab Biang Keringat

Biang keringat disebabkan oleh tersumbatnya saluran keringat yang menyebabkan terjadinya penumpukan keringat dibawah lapisan kulit. Sumbatan ini dipicu oleh bakteri bernama Staphylococcus epidermidis. Bakteri yang biasanya hidup di permukaan kulit ini tidak menyebabkan infeksi, tapi berperan dalam memicu penyumbatan saluran keringat. Penumpukan keringat inilah yang mengakibatkan iritasi pada kulit dan ruam.

Siapa saja bisa mengalami biang keringat, terutama saat anda mengeluarkan keringat lebih banyak. Namun ada beberapa kondisi yang menyebabkan orang lebih berisiko terkena biang keringat, yaitu :

>> Kelebihan berat badan, sehingga lebih mudah berkeringat
>> Sakit yang membuat orang harus berisitirahat dalam waktu lama ditempat tidur tanpa bergerak
>> Saat kelenjar keringat belum terbentuk sempurna pada masa bayi atau anak-anak
>> Berpakaian berlapis menutupi seluruh badan, terutama saat cuaca panas

Biang keringat umumnya terjadi suhu panas dan kondisi lembap, serta saat tubuh yang tertutup pakaian mengeluarkan keringat lebih banyak dari biasanya. Kondisi yang bersifat tidak berbahaya ini umumnya terjadi dilher, punggung, wajah, dada, dan paha.

Menangani dan Mencegah Biang Keringat

Meski tidak berbahaya, namun biang keringat, terutama bagi anak-anak, dapat membuatnya tidak nyaman dan rewel. Gunakan pelembap kulit yang mengandung kalamin atau krim yang mengandung hidrokorsiton dengan kadar rendah untuk meringankan ruam. Keduanya bisa didapatkan diapotek. Jika biang keringat terasa mengganggu, dokter dapat meresepkan tablet antihistamin. Sementara untuk mencegah biang keringat, anda dapat mencoba menerapkan langkah berikut :

>> Kurangi gangguan bakteri dengan menggunakan sabun antiseptik atau antibakteri
>> Anda dapat mencoba mengoleskan krim yang mengandung anhydrous lanolin untuk mencegah membantu mencegah penyumbatan kelenjar keringat
>> Gunakan baju berbahan katun yang longgar dan menyerap keringat. Hindari pakaian dari bahan sintetis seperti nilon atau polyester yang justru dapat merangkap panas.
>> Saat cuaca panas, sebisa mungkin tetaplah berada dalam ruangan ber-AC atau kipas angin
>> Jaga kulit tetap kering dengan mandi teratur atau membasuh diri dengan air dingin

Dengan penanganan sederhana seperti diatas, biang keringat dapat hilang dalam beberapa hari. Jika biang keringat tidak hilang dalam beberapa hari atau jika terjadi infeksi pada bagian kulit yang terserang biang keringat, periksakanlah diri kedokter. Selain itu, dalam kasus tertentu, kondisi ini dapat menyebabkan sengatan panas atau heatstroke, yaitu situasi berbahaya saat mekanisme pengatur suhu tubuh mulai terganggu, sehinga perlu mendapat penanganan medis secepatnya.

 

Tanda-Tanda Stres Anak Yang Harus Diwaspadai Orang Tua

Tanda-Tanda Stres Anak Yang Harus Diwaspadai Orang Tua

Tanda-Tanda Stres Anak Yang Harus Diwaspadai Orang Tua

Menurut sebuah survei nasional yang dilakukan oleh situs kesehatan asal amerika serikat, Kebanyakan orang tua tidak menyadari munculnya tanda tanda anak stres. Ini bisa jadi disebabkan oleh suatu pemahaman keliru bahwa cuma orang dewasa yang bisa stres. Padahal, anak lima tahun sampai usia remaja juga mungkin diserang stres.

Penyebab anak stres tentu bermacam-macam. Misalnya masalah dalam keluarga, tuntutan belajar dan bersaing disekolah tinggi, ada anggota keluarga yang sakit keras, atau tekanan sosial dari lingkungan pergaulannya.

Anak-anak dan remaja umumnya belum bisa memahami dan mengungkapkan apa yang mereka rasakan mereka sendiri bahkan tidak sadar kalau yang dialaminya adalah stres. Oleh karenanya, sudah menjadi tugas anda sebagai orang tua untuk membantu mengenali gejala-gejala stres pada anak dan remaja.

Gejala Anak Stres

1. Munculnya Prilaku Negatif

Perhatikan kalau akhir-akhir ini anak menunjukkan perubahan prilaku yang kurang baik. Apakah anak jadi mudah marah, tersinggung, mengeluh, membantah dan menangis. Anak dan remaja juga mungkin lebih sering berbohing dan menyalahi aturan di rumah. Contohnya keluyuran sampai malam atau menolak mengerejakan pekerajaan rumah tangga yang jadi tanggung jawabnya.

2. Mudah Takut

Salah satu ciri-ciri anak stres adalah tiba-tiba jadi mudah takut. Entah itu takut tidur sendiri, takut ruangan gelap, takut ditinggal orang tua, atau takut menghadapi orang asing. Apalagi kalau sebelumnya anak adalah sosok yang pemberani. Ini adalah tanda bahwa stres yang dialami oleh anak sudah cukup parah.

3. Menarik Diri Dari Keluarga Atau Pergaulan

Saat dilanda stres, anak mungkin memilih untuk menghindari interaksi dengan keluarga atau teman-temannya. Perhatikan apakah anak selalu menghindari ketika anda bertanya, tidak mau diajak makan atau pergi bersama, atau lebih sering menghabiskan waktu sendirian dikamar. Begitu juga kalau anak jadi jarang bermain dengan teman temannya.

4. Sakit Tanpa Penyebab Yang Jelas

Jika stres yang muncul sudah begitu serius, anak biasanya mengalami gejala gejala fisik seperti sakit perut, sakit kepala, atau pusing. Padahal ketika diperiksa ke dokter, anak tidak sedang mengidap penyakit tertentu. Gejala gejala tersebut adalah reaksi tubuh anak terhadap stres.

5. Perubahan Nafsu Makan

Nafsu makan anak bisa naik atau menurun secara drastis karena stres. Bila nafsu makannya turun, ia mungkin saja beralasan bahwa makanannya tidak enak atau ia tidak lapar. Sedangkan kalau nafsu makannya naik, anak mugkin jadi lebih sering ngemil dan cepat lapar padahal sudah makan.

6. Sulit Tidur

Tak cuma orang dewasa yang kalau sedang stres jadi susah tidur. Begitu juga dengan anak dan remaja yang tilanda stres. Selain susah tidur, biasanya anak-anak yang sedang sering terbangun ditengah malam karena mimpi buruk.

7. Mengompol

Hati hati kalau anka yang sudah berhenti mengompol tiba tiba kembali menunjukkan kebiasaan tersebut biasanya anak yang sedang stres memang kembali melakukan berbagai kebiasaan yang dimilikinya saat kecil dulu. Disamping mengompol, anak mungkin juga mengisap jari lagi atau tidak mau lepas dari boneka kesayangnnya.

8. Tidak Bisa Konsentrasi

Karena merasa kewalahan dengan beban yang ditangung, anak pun sulit berkonsentrasi. Baik itu saat belajar di sekolah, mendengarkan perintah dari orang tua, atau bahkan ketika menonton televisi.

Perhatikan kalau anak cenderung menatap kosong kedepan atau menunnduk saat melakukan aktivitas-aktivitas seperti biasanya. Itu berarti anak sudah tidak konsentrasi lagi terhadap hal yang sedang dilakukan.

Jangan Mengabaikan Stres Pada Anak

Kalau anak anda sudah menunjukkan berbagai gejala stres, jangan diabaikan. Stres yang dibiarkan bisa berdampak negatif dalam jangka panjang. Anak stres lebih rentan mengidap gangguan jiwa seperti depresi. Selain itu, karena perubahan pola makan akibat stres, anak pun makin berisiko mengalami kekurangan gizi atau kelebihan berat badan.

Dampak lain yang mungkin muncul adalah menurunnya prestasi di sekolah karena anak tidak bisa konsentrasi belajar. Untuk menghindari berbagai komplikasi anak stres, ajak anak mengobrol soal tekanan yang sedang ia hadapi. Dari situ, bantu anak untuk memahami keadaanya sekligus mencari solusi terbaik. Bila stresnya tak kunjung reda, anda bisa berkonsultasi dengan ahli konseling anak dan keluarga.