Waspadai Akibat Cegukan

Waspadai Akibat Cegukan

Cegukan seringkali dialami bagi sebagian orang. Hal yang sering dilakukan saat seseorang mengalami cegukan adalah dengan minum air putih lebih banyak dan memang cara ini ampuh mengatasi masalah tersebut. Cegukan adalah kondisi wajar dan sebenarnya bukan merupakan suatu penyakit yang mengkhawatirkan. Namun, jika cegukan ini berlangsung cukup lama dan tetap terjadi meski sudah diberikan pertolongan pertama, maka kondisi tersebut harus diwaspadai karena bisa menjadi penyebab penyakit lain.

Waspadai akibat cegukan

Berbahaya dan tidaknya cegukan bagi seseorang memang diamati berdasarkan tempo cegukan tersebut. Jika cegukan berlangsung dalam waktu singkat maka tidak ada kondisi yang perlu dicemaskan (cegukan normal hanya berlangsung selama 10 menit). Pada kondisi cegukan normal tersebut maka dapat ditangani dengan langkah sebagai berikut.

>> Banyak meminum air putih untuk menyuplai oksigen pada diafragma yang sedang mengalami kontraksi
>> Bisa juga diatasi dengan mengonsumsi gula pasir sebanyak satu sendok teh, mengulum gula pasir berfungsi untuk menekan dan membuka pita suara yang tertutup
>> Tidak panik dan tenang sambil mengolah pernapasan dengan cara bernapas yang benar.

Jika cegukan belum mau berhenti dengan penanganan awal tersebut dan berlangsung selama 24 jam, pasien harus segera mendapat penanganan dapat menimbulkan beberapa gangguan kesehatan yang lebih berbahaya, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Gangguan Pernapasan

Cegukan dalam waktu yang lama dapat menimbulkan gangguan pada pernapasan pasien. Kondisi ini dapat terjadi selama cegukan berlangsung dan berpengaruh menimbulkan tekanan pada bagian perut hingga ke atas tenggorokan. Cegukan yang tidak diatasi dan terus berlangsung tersebut, menyebabkan pasien akan kesulitan dalam mengatur napas. Apalagi saat paru paru harus menarik panjang yang akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada bagian anda.

2. Metabolisme Abnormal

Gangguan sistem metabolisme dapat terjadi saat cegukan berlangsung lama. Hal ini dapat terjadi karena saat pernapasan terganggu secara otomatis oksigen yang akan disuplai untuk melangsungkan proses metabolisme tidak akan terpengaruhi dengan baik atau mengalami keterlambatan. Bahkan pada kondisi yang lebih parah dapat menimbulkan keseimbangan elektrolit dalam tubuh terganggu yang menyebabkan gangguan pada fungsi ginjal sehingga bisa mengalami penyakit ginjal.

3. Otot Tegang

Ketegangan otot bisa menjadi akibat yang disebabkan oleh cegukan yang berlangsung dalam waktu yang lama. Otot yang mengalami ketegangan adalah sekitar dada, perut, tenggorokan dan sekitarnya yang bisa menyebabkan penderita mengalami sesak napas. Gejala sesak napas yang lebih parah biasanya akan terlihat saat cegukan berlangsung lebih dari lima jam sehingga napas menjadi berat bagi pasien.

4. Kurang Gizi

Pasien yang mengalami cegukan dalam waktu yang lama akan berisiko juga terkena kurang gizi dalam waktu yang seharusnya asupan gizi tersuplai dengan baik. Hal ini disebabkan kondisi cegukan dapat mengganggu pasien tidak bisa makan dan minum dalam keadaan normal sehingga penyerapan nutrisi juga akan terganggu. Cegukan yang berlangsung lama juga menyerap energi yang banyak dari pasien. Jadi berkurangnya energi tersebut jika tidak diatasi akan menimbulkan kondisi yang lebih lemah termasuk dehidarasi dan berat badan menurun.

5. Jantung Terganggu

Detak jantung atau ritme denyut jantung dapat mengalami gangguan serius akibat otot diafragma, dada, serta tenggorokan yang mengalami ketegangan. Cegukan yang bahkan berlangsung lebih dari 24 jam akan menimbulkan gangguan jantung lebih serius. Kondisi ini berlangsung sata ventrikel aritmia dan supraventicular mengalami kontraksi yang hebat akibat cegukan yang dialami pasien.

6. Insomnia

Paisen yang mengalami cegukan dalam waktu lama, sudah pasti mengalami gangguan tidur berupa insomnia. Hal ini terjadi karena tidur akan terganggu proses kontraksi diafragma dan bagian dada yang menyebabkan pasien tidak bisa berada dalam kondisi tenang.

7. Kerusakan Saraf

Kerusakan saraf dapat terjadi apabila cegukan dialami selama lebih dari dua hari. Hal ini disebabkan oleh terganggunya sistem saraf yang menghubungkan otot diafragma. Penanganan pada kondisi ini harus dilakukan secepatnya untuk mengetahui adanya indikasi tumor pada bagian leher

8. Gangguan Sistem Saraf

Sistem saraf pusat akan mengalami gangguan akibat cegukan yang terlalu lama. Kerusakan pada sistem saraf pusat dapat berakibat fatal seperti komplikasi penyakit lainnya pada pasien tumor, stroke, meningtis, dan trauma otak.

9. Demam Tinggi

Suhu tubuh pasien yang mengalami cegukan lebih dari 24 jam akan berubah menjadi demam tinggi. Kondisi ini perlu diwaspadai untuk menghindari kejang otot yang dialami pasien jika suhu tubuh terus meningkat. Untuk menguranginya penderita harus dikompres dengan air dingin (bukan air es) secara terus menerus hingga demamnya turun. Hindari memberikian obat penurun panas kecuali atas petunjuk dokter yang merawat.

Secara alami cegukan dapat disebabkan oleh beberapa hal diantaranya adalah :

>> Banyak mengkonsumsi alkohol
>> Mengkonsumsi minuman bersoda
>> Mengonsumsi makanan pedas berlebihan
>> Meminum minuman yang masih panas
>> Tekanan emosi yang berlebihan
>> Alergi terhadap suhu yang berubah drastis
>> Buru buru menelan makanan dalam waktu singkat

Penanganan cegukan tidak dianjurkan menggunakan obat tertentu karena memang merupakan peristiwa alami pada tubuh. Namun, bisa saja dokter memberikan sedativ untuk menenangkan pasien yang mengalaminya dalam waktu yang lama. Demikian artikel tentang cegukan ini. semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *