Sebaiknya Tunda Dulu Imunisasi Jika Si Kecil Mengalami Ini

Sebaiknya Tunda Dulu Imunisasi Jika Si Kecil Mengalami Ini

Pemberian vaksinasi atau imunisasi memang penting untuk melindungi anak dari penyakit berbahaya. Tetapi ada kondisi khusus pada anak yang membuat pemberian vaksin ini sebaiknya ditunda. Yuk, simak lebih lanjut.

Ada anggapan bahwa vaksinasi sebaiknya tidak diberikan dulu pada anak yang sedang tidak sehat. Namun, sebenarnya bunda perlu mengenali dulu, apakah sakit yang derita si kecil cukup parah sehingga harus menunda imunisasi, atau tergolong ringan dan masih diperbolehkan imunisasi.

Sakit Ringan Yang Masih Diperbolehkan Imunisasi

Anak yang sakit ringan sebenarnya masih diperbolehkan mendapat vaksinasi. Sebab, sakit ringan tidak akan memengaruhi respons tubuh terhadap imunisasi.

Umumnya anak dapat tetap mendapat imunisasi dengan kondisi :
* Demam ringan, kurang dari 38 Derjat celcius
* Infeksi telinga atau otitis media
* Diare ringan
* Batuk atau pilek
* Sedang mengonsumsi antibiotik
* Pernah mengalami kejang atau epilepsi
* Bayi yang lahir prematur

Imunisasi memang merupakan hal yang wajib dilakukan pada si kecil, tetapi ternyata ada beberapa kondisi yang membuat bunda harus menunda hal ini yaitu :

1. Mengalami Demam Tinggi
Jika si kecil mengalami demam tinggi hingga diatas 38,5 derajat celcius, maka bunda perlu menunda imunisasi, karena jika tetap dilakukan, bisa memperarah keadannya. Segera bawa si kecil ke dokter untuk menurunkan demamnya dan mendapatkan informasi jelas mengenai penyebab gangguan kesehatan tersebut. Dengan rekomendasi dokter, tentukan jadwal pengganti untuk melakukan imunisasi pada si kecil tersayang.

2. Menderita Asma dan Gangguan Paru Paru
Apabila si kecil mengalami asma atau gangguan pada paru paru, maka bunda perlu menunda pemberian imunisasi vaksin flu nasal. Sebab, vaksin ini mengandung virus hidup yang sehat memicu timbulnya asma. Akan jauh lebih aman apabila si kecil mendapatkan imunisasi suntikan yang mengandung virus mati dan tak berbahaya untuk kondisi kesehatannya.

3. Mengalami Reaksi Terhadap Pemberian Vaksin Sebelumnya
Jika pada imunisasi sebelumnya si kecil mengalami reaksi yang cukup parah, maka untuk yang berikutnya bunda bisa menundanya dahulu. Reaksi yang cukup parah ini biasanya ditandai dengan gangguan pernapasan, penurunan tekanan darah, gatal gatal, sakit kepala dan juga demam tinggi. Apabila si kecil mengalami gejala seperti ini, bunda perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter untuk memutuskan kapan si kecil bisa menerima imunisasi yang berikutnya.

4. Mengalami Alergi Parah
Perlu lebih waspada memberikan imunisasi pada anak yang pernah alergi akibat vaksin atau terhadap kandungan dalam vaksin. Selain itu, pemberian vaksin flu dan campak pada anak yang alergi telur perlu diberikan hati hati ya bun, Meskipun umumnya dapat ditoleransi anak yang alergi, tapi kemungkinan perlu diberikan secara bertahap dan perlahan.

5. Orang Yang Didalam Rumah Sedang Sakit
Sebaiknya tunda pemberian vaksin, jika dirumah sedang ada orang sakit dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Ingat ya, bun. Menunda bukan berarti anak tidak perlu mendapatkan vaksinasi. Jangan lupa untuk menjadwalkan ulang vaksinasi, agar anak tidak terlalu lama terlambat mendapatkan vaksin. Terimakasih semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *